SMA Xaverius 1 Sekolah Terbaik di Palembang

6

Sudah pertengah semester gazal dan dalam hitungan bulan akan menuju semester genap. Tentu sebuah hal yang cukup menegangkan bagi mereka yang berada ditingkat akhir SMP maupun SMA. Bagi yang di tingkat akhir SMP, sudah ada planning akan melanjutkan ke SMA mana? Bagaimana dengan SMA Xaverius 1 Palembang ? Ini merupakan sebuah rekomendasi yang patut diperhitungkan.

Pasti akan muncul pertanyaan selanjutnya, mengapa harus memilih SMA Xaverius 1 Palembang ? Baiklah, ada beberapa alasan yang pada akhirnya akan meyakinkan kalian bahwa betapa cerdasnya jika memilih SMA Xaverius 1 Palembang.

1. SMA Xaverius 1 Palembang memiliki akreditasi A
Hal ini merupakan bukti awal bahwa SMA Xaverius 1 Palembang merupakan sekolah terbaik. Bahkan, sekolah ini tengah menuju Sekolah Berstandar Internasional (SBI).

2. SMA terbaik dapat dilihat dari banyaknya prestasi yang diperoleh.
Tak perlu meragukan lagi prestasi dari SMA Xaverius 1 Palembang ini. Sejak berdiri pada tahun 1951 sekolah ini telah mengantongi banyak prestasi baik di tingkat daerah, Nasional maupun INTERNASIONAL.

TINGKAT INTERNASIONAL
1. Joshua Aristo Nathaniel – Medali Emas OSN Komputer tahun 2011 di Manado
Sedang mengikuti persiapan Olimpiade Komputer tingkat International tahun 2012
2. Almira Zada – Mengikuti pertukaran pelajar Jenesys Short Program 2011 ke Jepang
3. Brigitta Jacob – Mengikuti homestay selama 1 tahun ( Agustus 2011 – Juli 2012) Program YES ke Amerika.

TINGKAT NASIONAL (Juni 2011 – Desember 2011)
1. Muhammad Badzli. F
– Medali Perunggu OSN Fisika tahun 2011 di Manado
– Juara II Kompetisi Fisika tahun 2011 di UNSRI
2. Michael – Medali Perunggu OSN Ekonomi tahun 2011 di Manado
– Juara Umum Kompetisi Ekonomi tingkat Nasional tahun 2011 di UGM.
– Juara II Kompetisi Ekonomi tingkat Propinsi tahun 2011 di UNSRI
– Juara I Kompetisi Ekonomi TSM tahun 2011
3. Voren – Juara Umum Kompetisi Ekonomi tingkat Nasional tahun 2011di UGM.
– Juara II Kompetisi Ekonomi tingkat Propinsi tahun 2011 di UNSRI
– Juara I Kompetisi Ekonomi TSM tahun 2011
4. Theodora Inez. J – Juara Umum Kompetisi Ekonomi tingkat Nasional tahun 2011di UGM.
5. David Brendi, – Medali Perak Olimpiade Ilmu Sosial (OIS) tahun 2011 di UI Jakarta
6. Alinda Meigantria 
7. Yulita Sari 
8. Cindy Louis – Juara I Kompetisi Ekonomi TSM di Jakarta
9. Michelle – Juara II Lomba Akuntansi tahun 2011 Universitas Trisakti Jakarta
10. Jessica 
11. Inggrid Sugita Halim 
12 Kristianto Wirawan – Semifinalis Kompetisi
13. Kevin Eka .P
14. Gilbert Mathew Matematika Univeristas Katolik Parhyangani
– Finalis Kompetisi Matematika thn. 2011 di UGM
15. Kevin Janiardy – Juara II Kompetisi Fisika di UNSRI
16. Laura Fransisca. C
17. Catri A – Juara I Lomba Akuntansi di UNSRI
18. Michael
19. Nopriansyah
20. Fenisia T – Juara II Lomba Akuntansi di UNSRI
21. Jessica
22. Stevanus A
23. Yunike – Finalis Lomba Kimia di UNSRI
24 Jesslyn Kwang
25. Clarissa Keke – Juara 3 Lomba Baca Puisi 2011 Tk. Kota Palembang
26. TIM Basket Putra – Juara I tingkat kota Palembang
27. David Brendi – Juara I Lomba Matematika Ekonomi
28. Alinda di ST Musi Palembang
29. Jessica – Juara 2 Lomba debat Ekonomi berbahasa Inggris di ST. MUSI
30. TIM Paduan Suara – Juara I tingkat kota Palembang

PRESTASI Tingkat INTERNASIONAL :

  1. Herry Kwee, Wakil Indonesia dalam IPhO (Internasional Physic Olimpiade) di Australia 1994
  2. Hendra Kwee, Wakil Indonesia dalam IPhO (Internasional Physic Olimpiade) di Kanada 1997
  3. Yudistira Virgus, Meraih mendali Perunggu dalam IPhO (Internasional Physic Olimpiade) di Taiwan 2003
  4. Yudistira Virgus, Meraih Mendali Emas di APhO (Asian Physic Olimpiade) di Bangkok 2003
  5. Yudistira Virgus, meraih medali emas di IPhO (International Physic Olimpiade) di Pohang, Korea Selatan, 2004.
  6. Ali Sucipto, meraih Honorable Mention dalam APhO (Asia Physic Olimpiade) di Vietnam, 2004.
  7. Ali Sucipto, meraih Honorable Mention di IPhO (International Physic Olimpiade) di Pohang, Korea Selatan, 2004.
  8. Ali Sucipto, meraih Emas dalam IPhO (International Physic Olimpiade) di Salamanca, Spanyol, 2005.

Dengan sederet prestasi yang sudah diaraih tersebut, rasanya tak perlu ragu lagi dengan SMA Xaverius 1 Palembang ini. Dan sederet prestasi diatas juga membuktikan bahwa para tenaga pengajar di SMA Xaverius 1 Palembang adalah mereka yang ahli dan berpengalaman di bidangnya sehingga bisa melahirkan para siswa yang berprestasi.

3. Untuk menjadi keluarga besar di SMA Xaverius 1 Palembang harus mengikuti tes.
Tentu saja untuk bergabung di sekolah terbaik harus melewati serangkaian tes. Memang hanya orang-orang pilihan dan punya semangat besar yang bisa bergabung di sekolah terbaik.

4. Sejumlah Fasilitas yang Lengkap
Mungkin memang harus berkerja keras untuk menjadi salah satu bagian dari keluarga besar SMA Xaverius 1 Palembang. Akan tetapi, semuanya akan terbayar dengan berbagai fasilitas yang lengkap dan tentu saja akan memberikan kenyamanan bagi siswanya. Semua fasilitas yang telah dipersiapkan ini betujuan untuk membantu siswa/i SMA Xaverius 1 Palembang baik dalam kegiatan belajar mengajar maupun ekstrakulikuler. Melalui fasilitas yang disediakan, siswa/i SMA Xaverius 1 Palembang dapat benar-benar “terjun” untuk mencoba segala teori yang telah dipelajari dan diharapkan dengan semua fasilitas ini siswa/i dapat selangkah lebih maju mengenai pemahamannya akan sebuah materi. Fasilitas yang dimiliki oleh SMA Xaverius 1 Palembang meliputi :
a. Ruang Kelas
b. Laboratorium ( Fisika, Biologi, Kimia, Bahasa, IPS, Komputer dan Seni )
c. Perpustakaan
d. Lapangan Olahraga ( Sepakbola, Bola Volly, Basket & Lintasan Lari )
e.  Jaringan Internet dan Hot Spot
f.  Parkir Kendaraan Bermotor
g.  Atrium Yohanes Paulus II
h.  Kantin dan Fotocopy
i.  Ruang Pertemuan
j.  Ruang Bimbingan & Konseling
k. Ruang Ekstrakulikuler
l.  Ruang OSIS / PPSK
m. Ruang Komite Sekolah
n. Klinik Kesehatan
o. Pelayanan Bank
p. Koperasi

Bagaimana? Pasti kalian semakin terkagum dengan sejumlah nilai plus yang dimiliki oleh sekolah terbaik satu ini. Sekolah ini terletak di Jalan Bangau No. 60/1258 Palembang dengan seorang kepala sekolah yaitu Dra. Lucia Chia.

                                                                         SMA Xaverius 1 Palembang
Sumber : http://www.smaxaverius1.com/panel/modul/tiny_mce/plugins/imagemanager/files/DSC09645.jpg

Advertisements

Hati-hati PTS (Perguruan Tinggi Swasta) Ilegal

2

Image

Salah satu pilihan selepas putih abu-abu adalah melanjutkan studi di Universitas. Selain keinginan untuk mengembangkan hobi dan berharap bisa mendapatkan perkerjaan yang lebih ketika sudah tamat kuliah, kuliah juga bisa jadi ajang pencarian pasangan yang katanya sih bisa jadi jodoh, kurang lebih dengan persentase 70%.
Lalu apa jadinya jika ternyata tempat kita melanjutkan studi itu malah tidak diakui alias ilegal. Bagaimana nasib para mahasiswanya? Terlebih lagi mereka yang sudah menyandang status mahasiswa tingkat akhir. Artinya sia-sia kan perjuangan mereka selama ini.
Untuk itu, kita harus lebih berhati-hati dalam memilih Universitas.

Berdasarkan informasi yang saya baca dari koran Sripo edisi 20 dan 21 Agustus 2013, dikabarkan ada tujuh PTS ilegal. PTS itu antara lain :
1. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIK) Banyuasin
2. Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Serelo Lahat
3. Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Serasan Muaraenim
4. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Makati/Bhakti Pertiwi Lubuklinggau
5. Politeknik Dharma Ganesha Belitung
6. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Al-Anwar Mojokerto Sungai lilin
7. Perguruan Tinggi DCC (AMIK/STMIK DCC) Kayuagung

Menurut Prof. Dr. Diah Natalisa, MBA selaku Koordinator Koordinasi Perguruan Tinggi Swasta wilayah II, ketujuh PTS Ilegal ini dimasukkan dalam dua kategori yaitu belum ada izin penyelenggaraan dan tidak ada izin penyelenggaraan.
Lima PTS yang masuk kategori belum ada izin perizinan (sudah mengajukan izin operasional ke Dikti namun masih dalam proses) yaitu STIK Banyuasin, STIH Serelo Lahat, STKIP Serasan Muaraenim, STIKes Makati/Bhakti Pertiwi Lubuklinggau dan Politeknik Dharma Ganesha Belitung. Sedangkan dua PTS lainnya yaitu STIE Al-Anwar Mojokerto Sungai lilin dan Perguruan Tinggi DCC Kayuagung, tidak ada izin operasional.

Bagaimana sebenarnya masing-masing PTS ini?
1. STKIP Serasan
Menurut pengakuan dari salah satu mahasiswanya, dia memang sudah mendengar desas-desus mengenai kabar ini namun karena Ibu yg berprofesi sebagai guru ini dituntut bahwa semua guru harus S1 sebelum tahun 2015 dan dia juga ingin mengajukan sertifikasi karena semua syaratnya sudah cukup kecuali pendidikan S1. Selain itu pihak STKIP juga menjelaskan bahwa mereka sudah mengurus izin operasionalnya dan sekarang masih dalam proses.

2. STIH Serelo Lahat
Proses perkuliahan di STIH Serelo Lahat sudah terhenti sejak setahun terakhir. Sama dengan STKIP Serasan jika STIH ini masih menunggu izin operasional. Sebenarnya hal ini sudah dimonitor oleh Pihak Disdik Kabupaten Lahat walaupun pihak kampus tidak tidak memberikan laporan kepada mereka.

3. STIKes Bhakti Pertiwi
Koordinator yayasan Makati, Muchlisin Nalahudin selaku Pengelola Lembaga STIKes Bhakti Pertiwi Lubuklinggau menegaskan bahwa STIKes ini sudah tidak beroperasi.

4. Perguruan Tinggi DCC Kayuagung
Mahasiswa PTS ini merasa bingung dan kecewa karena tempat mereka menuntut ilmu dinyatakan ilegal. Apalagi bagi mereka yang sebentar lagi akan wisuda. Namun menurut Direktur AMIK DCC Kayuagung, H. Rizkan Sidik SE bahwa PTS ini memiliki surat operasional dari Mendiknas no : 110/D/0/2010 tanggal 28 Juli 2010. Selain itu pihaknya juga mengatakan bahwa mereka bekerja sama dengan Sea Molec, Diknas Pendidikan, ITB Bandung, Cisco Networking Academy, Ec Council dan LSP Telematika Lembaga Sertifikasi Profesi jadi mana mungkin ilegal.

Untuk tiga PTS lain, belum diketahui bagaimana tanggapannya.
Selain dari izin operasional, sebenarnya PT harus memiliki akreditasi dari BAN-PT sebab per 1 September nanti PT yang tidak memiliki akreditasi akan ditutup (Menurut Prof. Dr. Diah Natalisa, MBA)

Sumber : Sriwijaya Post Edisi 20 dan 21 Agustus 2013 (dengan perubahan)