Agustus Berkisah

Setiap detik yang kita lalui hanya menorehkan kisah berupa kedatangan, kebersamaan dan kepergian. Bahkan ketiga hal tersebut bisa terjadi dalam hari yang sama.

Selamat datang di agustus berkisah. Meskipun agustus belum berakhir, tapi bulan ini terlalu banyak menorehkan cerita yang terlalu sayang jika harus berakhir tanpa diabadikan karena satu kata; lupa.

Tak seperti bulan lainnya, agustus merupakan yang teristimewa karena hidupku berawal di sana, tepatnya hari ketujuh agustus, 21 tahun silam. Dan agustus ini, bukan hadiah materi atau pesta riuh yang kuharapkan, hanya saja semua yang aku inginkan semoga sejalan dengan yang terbaik menurut ukuran Tuhan.

Masih dengan perayaan, di agustus ini pula, andayury.wordpress.com merayakan hari jadinya yang kedua. Tepatnya dua hari sebelum tanggal kelahiranku. Terima kasih wordpress atas semua fasilitasnya sehingga bahasa rasa ini bisa dikonversikan dalam bentuk bahasa kata yang semoga saja pada saatnya dapat menginspirasi mereka yang membacanya.

Agustus ini justru sangat berbeda dengan agustus sebelumnya. Tak banyak yang bisa aku pikirkan karena aku merasa hidupku berjalan begitu santai. Tak ada deadline tugas atau uts, karena jenjang pendidikan strata 1 sudah aku lewati dengan masa studi lebih cepat 4 bulan dibandingkan seharusnya. Jika semua memungkinkan, aku juga ingin kembali melanjutkan studi ke jenjang berikutnya. Semoga saja semuanya seperti yang aku harapkan.

Santai, tapi bukan berarti aku tidak melakukan apa-apa sama sekali. Setidaknya, meskipun dalam waktu singkat aku bisa bermanfaat bagi orang lain. Perihal pekerjaan, aku memang tidak menganggur, sudah ada yang mau menerimaku untuk menjadikanku bagian dari mereka. Semuanya berjalan sangat baik, sangat menyenangkan dan sama sekali tidak menimbulkan keluhan. Pada intinya, aku sangat bahagia menjadi bagian dari mereka. Namun, aku hanya merasa bahwa ini masih terlalu santai, harusnya aku masih bisa direpotkan dengan pekerjaan lainnya sesuai dengan studiku, tapi Tuhan pasti lebih tau bahwa seperti inilah yang terbaik untuk saat ini, atau mungkin hanya untuk sekedar menguji kesabaranku. Entahlah, aku tak bisa memastikan karena aku tidak punya script layaknya pemain sinetron yang tahu harus beradegan seperti apa pada episode selanjutnya.

Diluar semua itu, agustus tentu saja selalu menjadi bulan yang teristimewa, karena bumi kelahiranku merdeka pada bulan agustus. Terima kasih Allah, Indonesia mungkin tidak akan pernah lepas dari masalah, tapi aku bangga, bahagia sekaligus berterima kasih, karena setidaknya ada nikmat yang tak terhingga berupa Islam sebagai mayoritas, keramahan dan nilai-nilai ketimuran yang semoga saja tetap melekat pada Indonesia.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s