Cara Memenangkan

9

Selamat malam. Tulisan kali ini sama sekali bukan bermaksud menggurui, hanya sekedar luapan perasaan yang harus diketahui.

Sedikit penekanan di awal bahwa aku adalah seorang wanita. Hanyalah seorang, dan belum tentu suaraku ini mewakili wanita-wanita di seluruh dunia. Jadi tidak perlu repot untuk menggenaralisasikan kesimpulan ini untuk semua manusia yang berjenis kelamin wanita.

Tak pernah ada masalah mengenai rasa suka. Salah satunya sebagai moodbooster. Passion untuk hidup bisa didapat dari rasa suka, kagum dan sebagainya. Sederhana, yang akan kubagikan adalah cara yang lebih baik untuk berkenalan.

Entah kenapa aku paling sungkan dengan lelaki yang cemen. Baiklah, mungkin untuk ukuran anak sma aku masih bisa memakluminya. Namun aku sudah empat tahun meninggalkan status sebagai pelajar sma dan aku juga yakin kalian pasti lebih dewasa daripada aku, atau paling tidak seumuran denganku. Aku paling malas jika harus memancing pembicaraan di bbm dengan PING!. Maaf sekali jika ada yang kuabaikan, karena jujur aku tidak mengerti maksudnya, jadi aku harus jawab apa? Selanjutnya, aku juga tidak suka jika tiba-tiba pura-pura kenal, lalu menghadapkanku pada tanda tanya besar, kamu siapa ya?

Akankah lebih baik, jika berbicara secara langsung, paling tidak via telp, atau jika tidak memungkinkan dan harus via tulisan, katakan dengan maksud yang baik, siapa kalian dan darimana kalian mendapatkan kontaknya, lalu katakan maksud kalian yaitu ingin berkenalan. Bukankah itu lebih baik? Menurutku jauh lebih baik.

Selanjutnya, perkenalkan latar belakang kalian, katakan dengan jujur, tak ada salahnya jika kalian juga bertanya balik tentangnya. Dan jika memang semuanya berjalan baik, tak apa jika kalian bersikap lebih baik lagi.

Terakhir, jika memang tujuan untuk memenangkan hatinya, jangan sekali-kali mengatakannya via sosmed atau telp. Katakanlah secara langsung, karena kalian akan lebih dihargai sebagai laki-laki yang notabene nya adalah sebagai pelindung. Jika tidak berhasil, jangan menghidar dan menghilang, jadilah sahabatnya 🙂

Oiya, jika awalnya kalian memang terlebih dahulu kenal kemudian setelah lama-kelamaan baru timbul rasa suka. Sebaiknya buatlah nyaman dengan membantunya menyelesaikan apa yang menjadi kesibukannya. Buatlah dia tertawa dengan humor yang tidak berlebihan karena humor yang berlebihan membuatnya terlalu nyaman hanya menjadikan kalian sebagai sahabatnya.

terima kasih telah meluangkan waktu untuk membaca 😁

Agustus Berkisah

0

Setiap detik yang kita lalui hanya menorehkan kisah berupa kedatangan, kebersamaan dan kepergian. Bahkan ketiga hal tersebut bisa terjadi dalam hari yang sama.

Selamat datang di agustus berkisah. Meskipun agustus belum berakhir, tapi bulan ini terlalu banyak menorehkan cerita yang terlalu sayang jika harus berakhir tanpa diabadikan karena satu kata; lupa.

Tak seperti bulan lainnya, agustus merupakan yang teristimewa karena hidupku berawal di sana, tepatnya hari ketujuh agustus, 21 tahun silam. Dan agustus ini, bukan hadiah materi atau pesta riuh yang kuharapkan, hanya saja semua yang aku inginkan semoga sejalan dengan yang terbaik menurut ukuran Tuhan.

Masih dengan perayaan, di agustus ini pula, andayury.wordpress.com merayakan hari jadinya yang kedua. Tepatnya dua hari sebelum tanggal kelahiranku. Terima kasih wordpress atas semua fasilitasnya sehingga bahasa rasa ini bisa dikonversikan dalam bentuk bahasa kata yang semoga saja pada saatnya dapat menginspirasi mereka yang membacanya.

Agustus ini justru sangat berbeda dengan agustus sebelumnya. Tak banyak yang bisa aku pikirkan karena aku merasa hidupku berjalan begitu santai. Tak ada deadline tugas atau uts, karena jenjang pendidikan strata 1 sudah aku lewati dengan masa studi lebih cepat 4 bulan dibandingkan seharusnya. Jika semua memungkinkan, aku juga ingin kembali melanjutkan studi ke jenjang berikutnya. Semoga saja semuanya seperti yang aku harapkan.

Santai, tapi bukan berarti aku tidak melakukan apa-apa sama sekali. Setidaknya, meskipun dalam waktu singkat aku bisa bermanfaat bagi orang lain. Perihal pekerjaan, aku memang tidak menganggur, sudah ada yang mau menerimaku untuk menjadikanku bagian dari mereka. Semuanya berjalan sangat baik, sangat menyenangkan dan sama sekali tidak menimbulkan keluhan. Pada intinya, aku sangat bahagia menjadi bagian dari mereka. Namun, aku hanya merasa bahwa ini masih terlalu santai, harusnya aku masih bisa direpotkan dengan pekerjaan lainnya sesuai dengan studiku, tapi Tuhan pasti lebih tau bahwa seperti inilah yang terbaik untuk saat ini, atau mungkin hanya untuk sekedar menguji kesabaranku. Entahlah, aku tak bisa memastikan karena aku tidak punya script layaknya pemain sinetron yang tahu harus beradegan seperti apa pada episode selanjutnya.

Diluar semua itu, agustus tentu saja selalu menjadi bulan yang teristimewa, karena bumi kelahiranku merdeka pada bulan agustus. Terima kasih Allah, Indonesia mungkin tidak akan pernah lepas dari masalah, tapi aku bangga, bahagia sekaligus berterima kasih, karena setidaknya ada nikmat yang tak terhingga berupa Islam sebagai mayoritas, keramahan dan nilai-nilai ketimuran yang semoga saja tetap melekat pada Indonesia.