Grow Old with You

0

Mata kita berpandangan, lekat, penuh cinta. Sayang, hanya dalam mimpi. Tuhan memang punya cara sendiri untuk menjaga kita, salah satunya dengan jarak. Bagaimana pun keterpisahan ini sedikit atau banyak telah membawa kita pada kedewasaan, terutama untukku. Aku ingat bagaimana pertama kali kau memutuskan bahwa kita tak bisa dengan mudahnya bertatap raga, saat itu aku seketika berevolusi menjadi manusia paling cengeng di dunia. Sementara kau, dengan sabarnya memberiku pengertian.

Aku melekatkan pandangan pada langit-langit kamarku. Mendekap fotomu bersama teddy bear yang kau beri saat tiga bulan pertama masa peresmian kita menjadi sepasang kekasih. Waktu itu dengan rapinya kau susun kejutan untukku. Ah, aku terlalu banyak bernostalgia malam ini.

I always waiting for your coming here and grow old with you is the biggest hope.

Terinspirasi dari lagu :
I Wanna Grow Old with You – Westlife
#FiksiLagu @KampusFiksi