Problematika Remaja Indonesia

2

Berdasarkan ilmu yang aku dapet dari salah satu dosen di kampus bahwa Remaja adalah manusia yang usianya belasan. Jadi, itu berarti aku masih masuk dalam kategori remaja. Walaupun remaja tingkat akhir.

Baiklah, sebagai remaja tingkat akhir yang gak sampe setahun lagi (seharusnya) sudah berganti status menjadi Dewasa, aku mau mengakhiri masa remaja (salah satunya) dengan ikutan Giveaway dari Ateroz dengan tema “Problematika Remaja Indonesia”. Ya, itung-itung sebagai uji  ketertarikan Ateroz terhadap artikelku untuk dnobatkan menjadi pemenang *ngarep bener*, uji peruntungan dan sebagai refleksi diri khusunya bagi aku yang sebentar lagi bakalan Say Goodbye sama masa Remaja.

Sebelumnya, aku mau ngucapin makasih buat Sang Penyelenggara Giveaway ini, Ateroz. Kira-kira gini deh penampakan visual sang Ateroz.

DSC_0078

Sebagai makhluk Tuhan yang sedang mencoba mencintai Fisika karena sudah terlanjur basah dan perlu perjalanan panjang buat balik lagi dan ngeringin pakaian yang basah, aku coba menjelaskan beberapa problematika remaja yang masih nge-hits. Tentu saja versi saya yang bakal dikaji dalam ranah fisika.

Sebagai remaja yang hidup dan berkembang di abad 20, ada beberapa problematika yang dialami oleh remaja Indonesia. Berikut akan dijelaskan beberapa problematika remaja Indonesia :

1. ALAY
Alay bukan kata yang asing lagi di telinga kita. Bagaimana pun juga, hal ini dialami banyak remaja, termasuk aku (dulunya). Waktu dulu sih gak sadar bahwa sms pake tulisan gede-kecil, foto pose alay dan ngubah kata-kata jadi alay itu sangat memalukan (sekali) dan bahkan menganggap hal-hal seperti itu wajar dan dianggap gak kudate. Padahal nih ya, kalo dipikir-pikir semuanya itu alay banget.

Ciri Ciri Alay

Problematika satu ini memang khusunya menyerang para remaja. Tapi ya sebenarnya hal ini gak permanen karena pasti ada masanya ketika mereka menyadari bahwa ini adalah suatu probematika yang harus segera mereka tinggalkan.
Kalo dilihat dari sudut pandang fisika, alay bisa diibaratkan sebagai usaha dalam mendorong tembok. Awalnya, remaja alayers menganggap usaha yang mereka lakukan itu sudah sangat besar mengingat gaya yang mereka buat juga sudah habis-habisan banget. Namun, mereka gak menyadari salah satu komponen lagi dari usaha, yaitu perpindahan. Dengan gaya yang sebesar apapun jika tidak terjadi perpindahan maka usahanya sama dengan nol. Secara matematisnya bisa ditulis sebagai berikut :

New Picture (4)
W = F.s
dengan W= usaha, F = gaya dan s = perpindahan

Jadi, ketika masanya datang, mereka bakal menyadari bahwa alay yang mereka lakukan selama ini sia-sia belaka karena hanya dipenuhi oleh gaya-gayaan dan gak masukin unsur perpindahan ke jalan yang lurus. (Aku banget)

2. LABIL
Labil itu artinya gak stabil. Dan stabil itu artinya tidak goyah, mantap atau kukuh. Jadi Labil itu artinya mudah goyah, gak mantap atau gak kukuh. Bisa dibilang sering maju-mundur lah emosinya. Hal ini juga merupakan salah satu problematika remaja Indonesia yang bahkan kadang merambah sampe ke tingkat Dewasa. Dalam tingkat lanjut, labil bukan masalah kecil lagi, soalnya ini menjadi sarana buat menjerumuskan diri ke jurang yang kelam. Sebut aja nih, narkoba, free sex, dll. Meskipun labil bukan satu-satunya pemicu namun problem ini patut diwaspadai.

Labil

Dalam ilmu fisika, labil bisa diibaratkan sebagai percepatan dalam GLBB. Dimana percepatan itu adalah perubahan kecepatan tiap satu-satuan detik. Dalam matematis dapat dituliskan sebagai :

day_4_4
a = dv/dt
dengan a = percepatan, dv = perubahan kecepatan dan dt= perubahan waktu

Percepatan yang diibaratkan sebagai seorang yang labil, sewaktu-waktu akan mengalami perubahan emosi yang gak menentu, kadang emosi lebih tinggi atau emosinya rendah. Hal ini juga sangat berbahaya jika terlalu berlawanan dengan tempatnya. Bayangkan sebuah motor yang mengalami percepatan tinggi ditikungan, bisa-bisa motor tersebut terlempar dari jalan. Begitu juga labil yang sudah tidak bisa dikontrol lagi, bisa-bisa membuat seorang remaja terlempar dari lingkungannya.

3. PERCOBAAN YANG TIDAK PADA TEMPATNYA
Suka mencoba-coba adalah salah satu kelebihan remaja dibandingkan para Dewasa. Namun, jika tidak pada tempatnya maka kasus coba-coba ini bisa menjadi salam satu problematika remaja Indonesia. Seperti tujuan dalam sebuah praktikum, maka kasus coba-cobanya remaja ini mengandung tujuan yang ingin dicapai. Umumnya tujuan tersebut adalah untuk mengetahui bla.. bla.. bla… Dan persamaan lainnya adalah hal itu sebagai pemuasan atas rasa ingin tahu terhadap hal-hal yang baru.
Percobaan yang tidak pada tempatnya ini dalam tingkat lanjut dapat menyebabkan seorang remaja kehilangan masa depan depan mereka karena terpaksa harus mendadak menjadi dewasa tingkat lanjut. Misalnya coba-coba narkoba, free sex dll yang bisa menghancurkan masa depan mereka.
Dalam fisika, percobaan yang tidak pada tempatnya ini diibarkan sebagai black hole yang akan menghisap benda-benda disekitarnya, dalam hal ini yaitu masa depan sang remaja. Dalam matematis dapat dituliskan :

sygnux-black-hole

rumus-gravitasi

Dalam kasus percobaan yang tidak pada tempatnya ini adalah akibat dari gaya hidup yang agak melenceng dari seharusnya sehingga dengan keinginan dari dalam diri yang diibaratkan m1 dan ajakan dari sekitar yang diibaratkan m2 dalam jarak yang dekat diibaratkan r12 kecil, maka akan menyebabkan gaya hidup melenceng tersebut akan semakin besar sehingga remaja dapat kehilangan masa depannya seperti blackhole yang menghisap benda disekitarnya.

JADI,
itulah beberapa problematika remaja yang marak terjadi di Indonesia saat ini. Semua masalah itu terjadi karena kurannya perhatian dari orang tua, lingkungan yang mengajak pada kerusakan dan kurangnya iman.
Semoga dengan membaca artikel diatas dapat membuat kita kembali ke jalan yang lurus. Aamiin…
CMIIIW…

s

Advertisements

SMA Xaverius 1 Sekolah Terbaik di Palembang

6

Sudah pertengah semester gazal dan dalam hitungan bulan akan menuju semester genap. Tentu sebuah hal yang cukup menegangkan bagi mereka yang berada ditingkat akhir SMP maupun SMA. Bagi yang di tingkat akhir SMP, sudah ada planning akan melanjutkan ke SMA mana? Bagaimana dengan SMA Xaverius 1 Palembang ? Ini merupakan sebuah rekomendasi yang patut diperhitungkan.

Pasti akan muncul pertanyaan selanjutnya, mengapa harus memilih SMA Xaverius 1 Palembang ? Baiklah, ada beberapa alasan yang pada akhirnya akan meyakinkan kalian bahwa betapa cerdasnya jika memilih SMA Xaverius 1 Palembang.

1. SMA Xaverius 1 Palembang memiliki akreditasi A
Hal ini merupakan bukti awal bahwa SMA Xaverius 1 Palembang merupakan sekolah terbaik. Bahkan, sekolah ini tengah menuju Sekolah Berstandar Internasional (SBI).

2. SMA terbaik dapat dilihat dari banyaknya prestasi yang diperoleh.
Tak perlu meragukan lagi prestasi dari SMA Xaverius 1 Palembang ini. Sejak berdiri pada tahun 1951 sekolah ini telah mengantongi banyak prestasi baik di tingkat daerah, Nasional maupun INTERNASIONAL.

TINGKAT INTERNASIONAL
1. Joshua Aristo Nathaniel – Medali Emas OSN Komputer tahun 2011 di Manado
Sedang mengikuti persiapan Olimpiade Komputer tingkat International tahun 2012
2. Almira Zada – Mengikuti pertukaran pelajar Jenesys Short Program 2011 ke Jepang
3. Brigitta Jacob – Mengikuti homestay selama 1 tahun ( Agustus 2011 – Juli 2012) Program YES ke Amerika.

TINGKAT NASIONAL (Juni 2011 – Desember 2011)
1. Muhammad Badzli. F
– Medali Perunggu OSN Fisika tahun 2011 di Manado
– Juara II Kompetisi Fisika tahun 2011 di UNSRI
2. Michael – Medali Perunggu OSN Ekonomi tahun 2011 di Manado
– Juara Umum Kompetisi Ekonomi tingkat Nasional tahun 2011 di UGM.
– Juara II Kompetisi Ekonomi tingkat Propinsi tahun 2011 di UNSRI
– Juara I Kompetisi Ekonomi TSM tahun 2011
3. Voren – Juara Umum Kompetisi Ekonomi tingkat Nasional tahun 2011di UGM.
– Juara II Kompetisi Ekonomi tingkat Propinsi tahun 2011 di UNSRI
– Juara I Kompetisi Ekonomi TSM tahun 2011
4. Theodora Inez. J – Juara Umum Kompetisi Ekonomi tingkat Nasional tahun 2011di UGM.
5. David Brendi, – Medali Perak Olimpiade Ilmu Sosial (OIS) tahun 2011 di UI Jakarta
6. Alinda Meigantria 
7. Yulita Sari 
8. Cindy Louis – Juara I Kompetisi Ekonomi TSM di Jakarta
9. Michelle – Juara II Lomba Akuntansi tahun 2011 Universitas Trisakti Jakarta
10. Jessica 
11. Inggrid Sugita Halim 
12 Kristianto Wirawan – Semifinalis Kompetisi
13. Kevin Eka .P
14. Gilbert Mathew Matematika Univeristas Katolik Parhyangani
– Finalis Kompetisi Matematika thn. 2011 di UGM
15. Kevin Janiardy – Juara II Kompetisi Fisika di UNSRI
16. Laura Fransisca. C
17. Catri A – Juara I Lomba Akuntansi di UNSRI
18. Michael
19. Nopriansyah
20. Fenisia T – Juara II Lomba Akuntansi di UNSRI
21. Jessica
22. Stevanus A
23. Yunike – Finalis Lomba Kimia di UNSRI
24 Jesslyn Kwang
25. Clarissa Keke – Juara 3 Lomba Baca Puisi 2011 Tk. Kota Palembang
26. TIM Basket Putra – Juara I tingkat kota Palembang
27. David Brendi – Juara I Lomba Matematika Ekonomi
28. Alinda di ST Musi Palembang
29. Jessica – Juara 2 Lomba debat Ekonomi berbahasa Inggris di ST. MUSI
30. TIM Paduan Suara – Juara I tingkat kota Palembang

PRESTASI Tingkat INTERNASIONAL :

  1. Herry Kwee, Wakil Indonesia dalam IPhO (Internasional Physic Olimpiade) di Australia 1994
  2. Hendra Kwee, Wakil Indonesia dalam IPhO (Internasional Physic Olimpiade) di Kanada 1997
  3. Yudistira Virgus, Meraih mendali Perunggu dalam IPhO (Internasional Physic Olimpiade) di Taiwan 2003
  4. Yudistira Virgus, Meraih Mendali Emas di APhO (Asian Physic Olimpiade) di Bangkok 2003
  5. Yudistira Virgus, meraih medali emas di IPhO (International Physic Olimpiade) di Pohang, Korea Selatan, 2004.
  6. Ali Sucipto, meraih Honorable Mention dalam APhO (Asia Physic Olimpiade) di Vietnam, 2004.
  7. Ali Sucipto, meraih Honorable Mention di IPhO (International Physic Olimpiade) di Pohang, Korea Selatan, 2004.
  8. Ali Sucipto, meraih Emas dalam IPhO (International Physic Olimpiade) di Salamanca, Spanyol, 2005.

Dengan sederet prestasi yang sudah diaraih tersebut, rasanya tak perlu ragu lagi dengan SMA Xaverius 1 Palembang ini. Dan sederet prestasi diatas juga membuktikan bahwa para tenaga pengajar di SMA Xaverius 1 Palembang adalah mereka yang ahli dan berpengalaman di bidangnya sehingga bisa melahirkan para siswa yang berprestasi.

3. Untuk menjadi keluarga besar di SMA Xaverius 1 Palembang harus mengikuti tes.
Tentu saja untuk bergabung di sekolah terbaik harus melewati serangkaian tes. Memang hanya orang-orang pilihan dan punya semangat besar yang bisa bergabung di sekolah terbaik.

4. Sejumlah Fasilitas yang Lengkap
Mungkin memang harus berkerja keras untuk menjadi salah satu bagian dari keluarga besar SMA Xaverius 1 Palembang. Akan tetapi, semuanya akan terbayar dengan berbagai fasilitas yang lengkap dan tentu saja akan memberikan kenyamanan bagi siswanya. Semua fasilitas yang telah dipersiapkan ini betujuan untuk membantu siswa/i SMA Xaverius 1 Palembang baik dalam kegiatan belajar mengajar maupun ekstrakulikuler. Melalui fasilitas yang disediakan, siswa/i SMA Xaverius 1 Palembang dapat benar-benar “terjun” untuk mencoba segala teori yang telah dipelajari dan diharapkan dengan semua fasilitas ini siswa/i dapat selangkah lebih maju mengenai pemahamannya akan sebuah materi. Fasilitas yang dimiliki oleh SMA Xaverius 1 Palembang meliputi :
a. Ruang Kelas
b. Laboratorium ( Fisika, Biologi, Kimia, Bahasa, IPS, Komputer dan Seni )
c. Perpustakaan
d. Lapangan Olahraga ( Sepakbola, Bola Volly, Basket & Lintasan Lari )
e.  Jaringan Internet dan Hot Spot
f.  Parkir Kendaraan Bermotor
g.  Atrium Yohanes Paulus II
h.  Kantin dan Fotocopy
i.  Ruang Pertemuan
j.  Ruang Bimbingan & Konseling
k. Ruang Ekstrakulikuler
l.  Ruang OSIS / PPSK
m. Ruang Komite Sekolah
n. Klinik Kesehatan
o. Pelayanan Bank
p. Koperasi

Bagaimana? Pasti kalian semakin terkagum dengan sejumlah nilai plus yang dimiliki oleh sekolah terbaik satu ini. Sekolah ini terletak di Jalan Bangau No. 60/1258 Palembang dengan seorang kepala sekolah yaitu Dra. Lucia Chia.

                                                                         SMA Xaverius 1 Palembang
Sumber : http://www.smaxaverius1.com/panel/modul/tiny_mce/plugins/imagemanager/files/DSC09645.jpg

Ketika Harapan, Kerja Keras dan Hasilnya Menjadi Satu

2

Lihat Cine Us Book Trailernya yuk 🙂

Seru kan? Tau gak kalo CineUs Book Trailer adalah kolaborasi Noura Books dengan LayariaTVKomunitas Web Series IndonesiaSmartFren, dan CJ’ Camelia Jonathan. Makanya bisa sekeren itu.

Sebuah kebanggaan besar kan bisa menghasilkan sesuatu yang sekeren itu? Nah, lebih dalam tentang kebanggan buat saya :

Impian, harapan, cita-cita memberikan iming-iming yang cukup untuk mengubah kehidupan menjadi lebih baik. Terlebih lagi jika kita punya sesuatu yang melatarbelakangi harapan, impian dan cita-cita itu. Dan impian terbesar saya begitu kompleks yaitu ingin bahagia di dunia dan masuk surga.  Harapan saya adalah mendapatkan jodoh yang bisa membuat saya bahagia dan membimbing saya untuk masuk surga. Sedangkan cita-cita saya adalah memperlakukan pasangan saya selayaknya calon wanita penghuni surga. Kompleks dan saling terpilin satu sama lain.
Mungkin setiap orang punya impian yang sama dengan saya. Namun saya tidak yakin mereka menjadikan cita-cita dan harapan saya sebagai prioritas utama mereka pula. Kalau begitu, siapa yang paling bersungguh-sungguh? Tentu saja saya. Selanjutnya, kita hanya perlu meyakini ‘Man Jadda Wa Jada’.

Kemudian, apa jadinya jika semua itu hanya menjadi impian, harapan dan cita-cita semata? Semua butuh perwujudan nyata. Dan saya tidak memilih tinggal diam. Selalu ada ruang mengusahakan mereka semua.

Lalu, bagaimana dengan arti kebanggan?
Sederhana saja, bagi saya kebanggan adalah fase ketika impian, harapan dan cita-cita yang diperoleh melalui kerja keras itu bisa benar-benar menjadi kenyataan. Tak ada yang mengalahkannya. Rasanya uang sekoper yang didapat dengan cuma-cuma pun akan kalah membanggakan dibanding uang seamplop kecil yang didapat dari hasil kerja keras kita sendiri. Yah, abaikan nominalnya karena kita bicara dari segi kebanggaan.

Kebanggan terbesar yang pernah saya dapatkan sejauh ini adalah menjadi juara harapan utama dalam Lomba menulis berskala nasional. Menjadi sebuah kebanggaan karena saya memiliki keinginan besar untuk menjadi penulis. Dan setidaknya dengan menjadi juara harapan utama berarti saya diberikan keyakinan bahwa saya pantas melanjutkan apa yang saya sukai. Yah, kebanggaannya adalah ketika karya saya diapresiasi oleh orang yang punya ilmu lebih tentang itu. Oh, how precious :’) Meskipun bagi orang lain itu bukanlah kebanggaan besar namun bagi saya itu adalah kebanggan terbesar. Sekali lagi kebanggan memang sarat akan subjektivitas oleh karena itu jangan membandingkannya dengan kebanggaan terbesar orang lain.

Itu kebanggaan terbesar saat ini dan bukan merupakan harapan, impian dan cita-cita terbesar saya.
Saya masih selalu bekerja keras agar harapan, impian dan cita-cita terbesar saya menjadi kebanggaan terbesar bagi saya suatu hari nanti 🙂